Search

March 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
 << <   > >>
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31      

Last comments

Who's Online?

  • Guest Users: 1

Syndicate this blog

powered by
b2evolution

 

 

Selamat datang di Rumah Belajar Psikologi, yang khusus menampilkan ARTIKEL. Di sini Anda dapat membaca artikel-artikel yang ditulis untuk menjadi jembatan antara pengetahuan psikologi dengan pengalaman. Anda juga diundang untuk menampilkan tulisan dan usulan kategori, dengan mengirimkan e-mail ke kami, atau register terlebih dahulu.

Selamat berbagi dan belajar.

Over You

OVER YOU ( Chris Daughtry)

Now that it’s all said and done,
I can’t believe you were the one
To build me up and tear me down,
Like an old abandoned house.
What you said when you left
Just left me cold and out of breath.
I fell too far, was in way too deep.
Guess I let you get the best of me.

* Well, I never saw it coming.
I should’ve started running
A long, long time ago.
And I never thought I’d doubt you,
I’m better off without you
More than you, more than you know.
I’m slowly getting closure.
I guess it’s really over.
I’m finally getting better.
And now I’m picking up the pieces.
I’m spending all of these years
Putting my heart back together.
‘Cause the day I thought I’d never get through,
I got over you.

You took a hammer to these walls,
Dragged the memories down the hall,
Packed your bags and walked away.
There was nothing I could say.
And when you slammed the front door shut,
A lot of others opened up,
So did my eyes so I could see
That you never were the best for me.

*2x

Well I got over you.
I got over you.
‘Cause the day I thought I’d never get through,
I got over you


Saat saya mendengar lagu ini, merasakan kesedihan sekaligus merasakan ketegaran sang tokoh dalam lagu. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang ditinggal oleh kekasihnya. Kekasihnya memutuskan sang tokoh dengan begitu saja dan meninggalkannya dalam kesedihan. Sang tokoh kelihatan begitu kecewa dengan pilihan kekasihnya yang memutuskan dia begitu saja, padahal sang tokoh begitu mencintainya. Akan tetapi akhirnya ia memutuskan untuk tetap tidak putus asa dan menganggap apa yang terjadi di masa lalu adalah pengalaman dan yang berakhir berarti memang bukanlah yang terbaik. Ia pun bahkan seakan dengan berani berkata bahwa ‘ aku tak butuh kamu!’

[More:]

Di awal-awal, tokoh dalam lagu ini terlihat begitu sedih, tertekan, seakan-akan dirinya ikut hancur saat kekasihnya pergi (I can’t believe you were the one to build me up and tear me down, like an old abandoned house.). Bahkan ia merasa ditinggalkan begitu saja, seperti sesuatu yang sudah tidak berarti lagi. Ia merasa segala yang berharga yang dimilikinya sudah dirampas saat kekasihnya pergi. Sang tokoh tak sanggup menghadapi itu semua.

Akan tetapi, kemudian sang tokoh mulai menyadari bahwa kepergian kekasihnya adalah yang terbaik. Ia mulai sadar bahwa selama ini kekasihnya itu tidak sebaik yang seperti ia pikirkan. Dulu selalu ia merasakan kesempurnaan saat bersama kekasihnya, tapi ia sadar bahwa dulu ia hanya dibutakan oleh cinta. (And when you slammed the front door shut, a lot of others opened up, so did my eyes so I could see hat you never were the best for me.).

Sekarang sang tokoh justru dengan berani mengungkapkan bahwa ia sudah melupakan kekasihnya itu. Ia bahkan berkata bahwa ia jauh lebih baik tanpa kekasihnya itu. (I’m better off without you more than you, more than you know).

Saya merasa lagu ini sangat menyemangati orang-orang yang habis putus cinta. Dalam lagu ini sang tokoh mempunyai archetype destroyer, yaitu saat menghadapi masalah pertama-tama ia kebingungan dan merasakan kesedihan itu, tetapi akhirnya ia membuka diri untuk percaya bahwa ini adalah yang terbaik. Dulu dia merasa tak akan pernah bisa melupakan kekasihnya itu, tapi sekarang ia sudah bisa melupakannya.

Akan tetapi, saya juga merasakan archetype warrior saat mendengar lagu ini karena saat sang tokoh berkata i’m over you ( aku sudah melupakanmu), hal itu terdengar seperti pembelaan dan berusaha membuktikan bahwa dia tidak butuh orang yang telah meninggalkan dia begitu saja. Hal itu juga terlihat saat sang tokoh berkata i’m better off without you more than you know ( aku lebih baik tanpamu lebih dari yang kamu tahu), bahkan ‘lebih dari yang kamu tahu’ tersebut diulang untuk menegaskan bahwa jangan pernah menganggap dirinya hancur meskipun ditinggalkan. Dari segi nada lagu ini, saya merasakan kesedihan sekaligus merasakan kemarahan dan kekecewaan. Sedih karena merasa perpisahan itu begitu berat, marah karena merasa disia-siakan, dan kecewa karena seharusnya ia tidak perlu mulai mencintai dari dulu.

Lagu over you ini adalah lagu yang cukup mempunyai pesan untuk saya. Saya dulu sering diremehkan,beberapa guru di sekolah saya dulu pun begitu. Mereka tidak pernah percayakan kepada saya untuk sebuah tanggung jawab. Padahal sekolah itu adalah sekolah saya dari SD. Saya cukup kesal, karena saya selalu merasa bahwa sekolah itu adalah rumah saya juga. Saya selalu merasa bangga dengan sekolah itu.

Sampai akhirnya saya pindah sekolah, saya mulai sadar bahwa hidup ini bukan hanya sekedar sekolahan hebat itu. Saya di sekolah yang baru lebih merasa menjadi orang dewasa. Saya yang mandiri dan lebih mudah bersosialisasi. Saya tidak merasa hebat di sekolah yang baru, tapi sekolah saya yang baru ini membangun rasa percaya diri saya. Teman-teman baru yang lebih mempercayai saya, guru-guru yang bersahabat, dan lain-lain. Lagu over you ini adalah pesan untuk sekolah saya yang dulu dan orang-orang yang meremehkan saya. Saya sudah punya rumah yang baru. Saya sudah membuktikan bahwa mereka yang bersekolah disana tidaklah lebih baik dari saya. Saya sekarang sudah menjadi jauh lebih baik dari saya yang dulu.

847 Words . vt . 14-11-07 . 15:19:11 . Permalink . 285 views  4 feedbacks

Comments, Pingbacks:

Comment from: admin [Member] Email
Budayaers,

Teks ini saya masukkan duluan sebagai penghargaan karena sudah submit pertama.

Tapi tidak berarti bahwa tulisan ini yang menjadi acuan / contoh lho. Misalnya, dalam tulisan ini kurang nampak unsur2 naratifnya. Begitu pula ketika masuk ke refleksi / reinterpretasi.

Di luar hal2 itu, sebagai narasi singkat dan ungkapan refleksi, saya senang membacanya.
PermalinkPermalink 14-11-07 @ 15:26
Comment from: hanyu [Visitor] Email
Support of the Lou Zhu, Lou Zhu worked hard
Signature--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nothing is impossible for a willing heart.
[url=http://www.uggshelf.com/Products.html][color=black]ugg boots[/color][/url]
Signature--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nothing is impossible for a willing heart.
[url=http://www.uggshelf.com/UGG-Bailey-Button/View-all-products.html][color=black]ugg bailey button[/color][/url]
PermalinkPermalink 11-11-09 @ 21:26
Comment from: hanyu [Visitor] Email
Support of the Lou Zhu, Lou Zhu worked hard
Signature--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nothing is impossible for a willing heart.
[url=http://www.uggshelf.com/Products.html][color=black]ugg boots[/color][/url]
Signature--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nothing is impossible for a willing heart.
[url=http://www.uggshelf.com/UGG-Bailey-Button/View-all-products.html][color=black]ugg bailey button[/color][/url]
PermalinkPermalink 11-11-09 @ 21:31
Comment from: ugg short [Visitor] Email · http://www.elegantugg.com/ugg-classic-short-c-1.html
Boots, some people wear comfortable clothing style, while some people consider the price factor. Ugg classic Short most people around the world accepted by the whole. Ugg short are fashionable, give your feet a warm feeling. Discount ugg boots at inexpensive prices, many people can choose their favorite boots, I believe your choice is good. http://www.elegantugg.com/ugg-classic-short-c-1.html
PermalinkPermalink 26-11-09 @ 11:27

Leave a comment:

Your email address will not be displayed on this site.
Your URL will be displayed.

Allowed XHTML tags: <p, ul, ol, li, dl, dt, dd, address, blockquote, ins, del, span, bdo, br, em, strong, dfn, code, samp, kdb, var, cite, abbr, acronym, q, sub, sup, tt, i, b, big, small>
(Line breaks become <br />)
(Set cookies for name, email and url)
(Allow users to contact you through a message form (your email will NOT be displayed.))

Previous post: JADI, SIAPA YANG TIDAK HORMAT?Next post: As i lay dying "Meaning in tragedy"